3 Pilihan Menu Sehat Untuk Sarapan

Sarapan adalah waktu makan paling penting karena dapat menunjang aktivitas Ibu dan keluarga sepanjang hari. Oleh karena itu, tak ada alasan lagi meninggalkan waktu sarapan. Apalagi sesungguhnya ada banyak pilihan menu sarapan sehat yang bisa Ibu siapkan hanya dengan waktu kurang dari 10 menit. Ini dia.
1. Omelette Lapis Bayam
Menurut situs Mayoclinic, telur adalah salah satu pilihan terbaik untuk sarapan karena mengandung protein tinggi. Setiap satu butir telur rata-rata mengandung 6 gram protein. Sedangkan bayam adalah salah satu sayuran kaya zat besi dan serat. Mengkombinasikan telur dan bayam akan membuat perut Ibu kenyang lebih lama. Tak hanya itu, tubuh pun menjadi siap beraktivitas seharian.
Cara membuatnya:
Kocok sebutir telur lalu campur dengan bayam secukupnya.
Tak perlu menggunakan banyak garam. Anda bisa menambah rasa dengan menggunakan keju.
Goreng hingga matang lalu sajikan. Pasti sedap!
2. Salad Buah Saus Strawberry
Menu ini bisa jadi pilihan bagi Ibu yang menyukai rasa manis dan sedikit asam. Menurut ahli gizi Elaine Magee, yogurt merupakan salah satu menu sarapan terbaik. Setiap satu bungkus yogurt (180ml) mengandung 9g protein hewani. Tak hanya itu, yoghurt juga mengandung magnesium serta potasium, nutrisi esensial bagi kesehatan Ibu dan keluarga.
Dikutip dari situs webMD, yogurt memiliki kandungan bakteri baik seperti probiotik yang baik bagi pencernaan. Oleh karena itu sangatlah baik untuk memulai hari Ibu dan keluarga dengan menyantap segelas Yogurt.
Membuatnya sangat praktis:
Sediakan yogurt tanpa rasa (plain yogurt). Ini jenis yang paling disarankan karena tak menggunakan tambahan pewarna ataupun gula dan perasa. Campurkan dengan susu Carnation.
Campurkan dengan sereal dari gandum utuh yang penuh serat seperti Honey Star ataupun Fitnesse & Fruit Cereal.
Tambahkan buah segar seperti stroberi atau pisang untuk menambah rasa manis alami.
3. Banana Choco Smoothie
Pisang juga bisa jadi pilihan tepat dan sehat untuk sarapan. Dikutip dari situs WebMD, kandungan pada pisang hampir sama dengan yang ada di yogurt, yaitu protein tinggi, potasium dan magnesium. Hanya saja, protein yang terkandung di pisang adalah protein nabati.
Semua kandungan dalam pisang memiliki manfaat untuk menstimulasi otak agar bekerja optimal. Kinerja Ibu dan keluarga pun akan semakin baik. Tak hanya itu, pisang juga bermanfaat membuat perut terasa kenyang lebih lama. Sangat cocok bagi Ibu yang sedang berdiet.
Membuat banana choco smoothie tak perlu waktu lama.
Siapkan 3 buah pisang, potong kecil-kecil lalu masukkan blender.
Campur dua sendok makan cokelat bubuk.
Campurkan es batu secukupnya.
Bagi Ibu yang menyukai rasa lebih manis, tambahkan madu secukupnya.
Blender hingga tercampur rata, dan smoothie siap disantap.
Kini ibu sudah punya tiga resep sarapan sehat dan praktis. Jangan ada alasan untuk melewatkan sarapan lagi ya, bu!Label: Cara Sehat
Dampak Sate Usus Bagi Kesehatan
\
Hobi Makan Sate Usus? Hati-hati Dampaknya Bagi Kesehatan
Ternyata jeroan punya efek buruk untuk kesehatan, apalagi kalau Anda terlalu banyak mengonsumsinya.
Indonesia punya banyak kuliner yang beragam. Bahkan ada yang terbuat dari jeroan hewan seperti sapi, kambing, dan ayam. Biasanya bahan-bahan ini diolah dengan cara digoreng, dibuat gulai, soto, kari, di bumbu balado, hingga dibikin sate. Banyak lho penggemar masakan yang satu ini. Rasanya yang gurih dan berlemak membuat setiap orang tidak pernah bisa melupakan kenikmatannya.
Di sisi lain, ternyata jeroan punya efek buruk untuk kesehatan. Apalagi kalau Anda terlalu banyak mengonsumsinya. Berikut beberapa dampak negatif yang bisa terjadi kalau keseringan makan jeroan, termasuk sate usus. Simak ya!
Naiknya Kadar Kolesterol
Bagi yang punya kolesterol tinggi, mending urungkan niat untuk menyantap kuliner lezat yang satu ini. Sate usus maupun jeroan punya banyak kandungan lemak jahat yang bisa membuat kadar kolesterol naik dalam waktu singkat, seperti yang dijelaskan dalam situs kesehatanLivestrong. Ketika kolesterol naik, maka pembuluh darah bisa menyempit dan memicu terjadinya penyakit lain seperti darah tinggi dan obesitas. Oleh karena itu, beralihlah ke makanan sehat seperti buah dan sayuran agar badan selalu bugar. Makanan ini juga tidak bagus untuk dikonsumsi ketika diet. Bukannya berat badan turun, justru usaha membuat badan langsing yang telah dilakukan berbulan-bulan jadi sia-sia.
Asam Urat
Banyak orang tua yang menolak makan sate usus maupun jeroan karena berbagai alasan. Salah satunya adalah asam urat. Usus termasuk juga jeroan secara umum mengandung zat purin yang bisa memicu timbulnya asam urat. Terlebih kandungan purin dalam jeroan masuk kategori tinggi, sehingga benar-benar kurang baik untuk kesehatan.
Masalah Pencernaan
Dampak lain dari sering mengonsumsi sate usus maupun jeroan bisa membuat pencernaan terganggu. Usus menjadi salah satu organ yang digunakan untuk mencerna makanan, sehingga memiliki tekstur yang keras dan sulit dicerna. Selain itu, usus banyak menyimpan bakteri sehingga rawan membuat sakit perut jika selama proses pengolahannya kurang bersih maupun matang.
Sate usus memang lezat tapi tidak ada salahnya untuk mulai mengurangi porsinya agar badan sehat selalu. Terapkan juga pola hidup sehat supaya lemak jahat di tubuh hilang dan Anda terbebas dari segala macam gangguan. Semoga informasinya bermanfaat ya!
Label: Cara Sehat
Mengatasi Darah tinggi Dengan Mudah

Mentimun, Obat Alami Untuk Darah tinggi
Penyakit darah tinggi merupakan penyakit yang mematikan. tapi dengan mentimun, ibu bisa mengurangi risikonya.
Tekanan darah tinggi atau hipertensi bisa diderita siapa saja, tua maupun muda. Yang paling berbahaya dari penyakit ini adalah kadang gejalanya tak terlihat. Si penderita baru menyadari penyakitnya saat sudah akut dan sulit untuk dipulihkan.
Jika ibu atau keluarga memiliki kecenderungan tekanan darah yang tinggi, jangan khawatir, ada cara alami yang bisa dipilih untuk mengatasinya. Mentimun adalah jawabannya.
Mengapa mentimun?
Menurut panduan diet dari Departemen Kesehatan Amerika Serikat, makanan tinggi kalium, magnesium dan serat dapat mengurangi tekanan darah. Dengan dikombinasikan dengan diet yang sehat, makanan tersebut akan mampu menurunkan tekanan darah sistolik sebesar 5 poin, serta tekanan darah diastolik sebesar 3,5 poin. Mentimun tidak hanya mengandung tinggi tiga nutrisi yang disebutkan diatas, ia juga merupakan sumber Vitamin A dan K, folat, asam caffeic, dan silika. Selain itu juga mengandung vitamin C, yaitu antioksidan kuat yang juga dapat membantu untuk menurunkan tekanan darah.
Selain itu, mentimun juga memiliki kadar sodium yang rendah. Asupan sodium berlebihan dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, serta menyulitkan untuk diturunkan kembali. Dengan demikian, membantu menurunkan tekanan darah tinggi dengan mentimun adalah pilihan yang tepat.
Kalium juga merupakan mineral yang sangat penting untuk mengontrol tekanan darah. Mentimun adalah sumber terbaik kalium, yaitu menyediakan sekitar 442 mg kalium. Asupan kalium yang direkomendasikan setidaknya adalah 4.700 mg per hari. Selain itu, Sayuran lain dan berbagai jenis buah-buahan, kacang-kacangan , ikan dan yogurt juga merupakan sumber kalium yang baik.
Kiat memilih mentimun
Mentimun termasuk sayuran yang peka terhadap panas. Oleh karena itu, saat membeli mentimun, pilihlah mentimun yang diletakkan jauh dari paparan sinar matahari atau yang tersimpan di bagian rak bersuhu rendah jika berbelanja di supermarket. Secara fisik, timun berbentuk padat dan warnanya hijau agak terang sampai gelap. Hindari memilih timun yang sudah berwarna kuning, terdapat tanda cekungan atau keriput pada kulit, serta agak lembek saat digenggam. Itu berarti timun sudah terlalu tua dan kondisinya sudah membusuk.
Mentimun dapat disimpan dalam kulkas dan bertahan selama beberapa hari. Jika bagian timun tidak digunakan seluruhnya, masih ada sisa untuk disimpan, simpanlah pada wadah plastik berpenutup dan masukkan kembali ke dalam kulkas agar timun tidak kering. Agar masih mendapatkan kualitas mentimun yang baik, bagian yang tersisa tersebut segera digunakan dalam waktu 1-2 hari ke depan. Hindari menyimpan mentimun dalam suhu ruang terlalu lama, karena bisa menyebabkan layu dan tidak segar.Label: Cara Sehat